Setelah melakukan tindak kejahatan di kampus, dua anggota fraternitas berpura-pura menjadi pembina kamp Kristen demi memenuhi kewajiban layanan masyarakat yang diperintahkan pengadilan.


Setelah melakukan tindak kejahatan di kampus, dua anggota fraternitas berpura-pura menjadi pembina kamp Kristen demi memenuhi kewajiban layanan masyarakat yang diperintahkan pengadilan.