Amira, seorang perempuan muda cerdas dan bersemangat yang menempuh pendidikan di sebuah pesantren, merasa sangat bahagia saat menjalani pernikahan yang diatur dengan Furqon—seorang ustaz yang telah dikaguminya sejak masa sekolah. Namun, kebahagiaannya perlahan memudar ketika Furqon tak kunjung menyentuhnya, bahkan setelah malam pertama mereka berlalu. Keraguan pun mulai muncul: apakah suaminya memiliki gangguan seksual, atau adakah sesuatu yang lebih buruk yang tersembunyi di balik sikap diamnya? Mungkinkah ada perempuan lain yang masih dicintainya?














