Tae-hwa menerima transplantasi paru-paru dari ayahnya, yang sehari sebelum operasi tersebut melakukan tabrak lari. Dihantui rasa bersalah, Tae-hwa berupaya mencari Mi-ji, putri dari korban tabrak lari itu. Saat akhirnya bertemu dengannya, Tae-hwa menawarkan uang sebagai bentuk pertanggungjawaban atas perbuatan ayahnya. Namun, Mi-ji justru mengajukan permintaan lain: agar Tae-hwa membantunya menemukan sang ibu yang telah lama hilang.














